Showing posts with label gorengan. Show all posts
Showing posts with label gorengan. Show all posts
Sunday, January 27, 2013
Tempura
Tempura yang terkenal sebagai makanan Jepang ternyata awalnya berasal dari Portugis. Asal katanya adalah temperar yang berarti membumbui. Misionaris Portugis memperkenalkan jenis makanan ini di Jepang pada abad ke 16. Abad ke 17 makanan ini mulai tersebar di Jepang, tentunya dengan versi yang sudah disesuaikan dengan keadaan lokal.
Wednesday, January 4, 2012
Mangkuk fritur
Beberapa waktu lalu di milis sempat ada bahasan tentang kulit Pie Tee yang mirip2 dengan mangkuk fritur maupun kratongtong. Jadi teringat kalau sy pun memiliki cetakan kratongtong yang sudah 2 bulan lebih menganggur di dapur. Cetakan ini sy dapat melalui seorang kawan yang kebetulan sedang mengunjungi Thailand selama beberapa bulan. Menurut cerita kawan saya, dia agak 'sulit' menemukan cetakan ini mengingat ketidaksinkronan antara pelafalan, tulisan latin dan tulisan Thailand. :)
Friday, August 19, 2011
Cakwe II
Cakwe memang nikmat. Apalagi dimakan dengan bubur ayam. *Slurrp..* Hanya saja karena cara pembuatannya yang ribet..bet (harus ulen mengulen sampai kalis) dan juga memakan waktu cukup lama, saya jadi malas membuatnya.
Thursday, July 21, 2011
Bala-bala
Alhamdulillah, akhirnya bisa juga membayar 'hutang' membuatkan bala2 untuk suami. Sebenarnya dia sudah minta dibuatkan untuk hadiah ultahnya bulan lalu. Apa daya, karena mobilitas dan aktivitas sempat terganggu karena jempol kaki yang mesti dioperasi, akhirnya bala-bala ini baru terealisasi sekarang.
Friday, June 24, 2011
Jamur Goreng Krispi
Ini adalah kali kedua saya membuat gorengan dari jamur enoki. Resepnya berasal dari majalah Sedap Pemula. Pecobaan pertama, kalau tidak salah tahun lalu, berakhir dengan kurang sukses. Setelah digoreng, bentuknya tak lain seperti gorengan bakwan. Jamurnya merapat semua.
Wednesday, March 16, 2011
Lumpia kari mini
Cemilan jenis gorengan merupakan makanan favorit suami dan anak saya. Lumpia ini sama seperti resep lumpia pada umumnya, hanya saja ukurannya yang mini, sesuai untuk dijadikan finger food.Monday, January 17, 2011
Kroket kentang
Ini kroket kentang kedua yang saya buat. Keduanya dibuat dengan jenis kentang yang sama (mehlige kartoffel), tapi resep dan cara berbeda. Percobaan pertama, hasilnya benyek dan kroket gampang meletus saat digoreng. Percobaan kedua, hasilnya sukses, padat dan tidak benyek. Monday, December 27, 2010
Pangsit goreng
Pangsit goreng ini bisa jadi bagian bakwan malang atau dimakan begitu saja. Dua2nya sama enaknya..Sumber resep: Fatmah Bahalwan (NCC)
Thursday, December 9, 2010
Ekkado
Resep ini biasanya saya buat tanpa telur puyuh *berhubung yang fresh tidak selalu tersedia*, Tapi tetap tidak mengurangi rasa enaknya, kok..
Kalau sedang malas mengikat satu per satu, digulung seperti lumpia pun tak apa.
Kalau sedang malas mengikat satu per satu, digulung seperti lumpia pun tak apa.
Thursday, September 30, 2010
Kentang sarang burung

Bahan:
Kentang, diiris tipis seperti lidi
Garam
AIr untuk merendam
1 sdt air kapur sirih
Ragout tuna:
Bahan:
120g tuna in oil
50g mentega
2 siung bawang putih, dicincang
1 buah bawang bombay kecil
50g terigu
350 ml susu cair
1 buah wortel, direbus setengah matang, potong dadu kecil
garam, merica dan kaldu bubuk secukupnya.
1 batang daun bawang, iris
Alat lain:
Cetakan sarang burung (Nestbacklöffel)
Cara:
Sarang burung:
1. Rendam kentang dalam air garam yang diberi kapur sirih, selama 1 jam. tiriskan, lap dengan serbet yang bersih. (setelah ini bisa juga diberi taburan terigu supaya hasil gorengan lebih kering)
2. beri kentang secukupnya pada cetakan. tekan dengan tutupnya.
3. panaskan minyak, celup kentang pada minyak yang telah dipanaskan. Goreng sampai setengah matang.
4. lepaskan dengan bantuan garpu. lanjutkan menggoreng hingga kekuningan. Angkat tiriskan.
Sajikan dengan isinya.
Untuk isi:
1. Panaskan mentega, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga layu.
2. Masukkan terigu, aduk rata, tuangi sebagian susu cair, tuna dan wortel sambil diaduk hingga kalis.
3. beri garam merica, kaldu bubuk dan sisa susu sambil diaduk hingga rata.
4. terakhir masukkan daun bawang. aduk rata, angkat.
Wednesday, September 29, 2010
Cakwe I

Bolak-balik bikin cakwe, gagal lagi, gagal lagi. yang gak ngembanglah, keras lah. Pake resep ini, ternyata berhasil. Ngga tau deh, apa kebetulan aja atau emang resepnya pas.
Amoniak beli ga sengaja, ketemu waktu lagi jalan-jalan ke toko asia di berlin. Toko Vinh Loi kalo ga salah.
Resep didapat dari buku Aneka Jajanan Pinggir Jalan-nya Sedap.
Bahan:
250g terigu protein sedang (tipe 550)
190 ml air
1/2 sdt amoniak bubuk
2 sdt baking powder
1/2 sdt garam
minyak untuk menggoreng
Bahan saus:
1 buah cabe merah besar, buang biji, haluskan
500 ml air
2 sdm saus sambal
100g gula pasir
1/8 sdt garam
1/2 sdm tepung sagu --> sy ganti tapioka, larutkan dengan 1/2 sdm air
1 sdm cuka
Cara:
1. larutkan amoniak bubuk dengan 90 ml air (dari 190 ml air), sisihkan
2. larutkan sisa air dan baking porder. sisihkan
3. ayak tepung terigu. tambahkan larutan amoniak bubuk. aduk rata.
4. masukkan larutan baking powder dan garam. uleni sampai kalis, diamkan 20 menit.
5. uleni lagi sampai adonan elastis. diamkan 6 jam
6. saus, rebus cabe merah besar dan air sambil diaduk sampai mendidih. masukkan saus sambal, gula pasir dan garam. aduk rata.
7. kentalkan dengan larutan tepung sagu. masak sampai meletup-letup. tambahkan cuka. aduk rata.
8. giling tipis adonan di atas meja yang ditabur tepung terigu. potong 10x2 1/2 cm . tumpuk dan rekatkan dengan air. tekan tengahnya dengan sumpit.
9. panaskan minyak goreng. tarik sedikit adonan. goreng sampai matang
10. sajikan dengan sausnya
Monday, August 16, 2010
Sosis solo
Resep ini didapat dari mama sobatku (Yeni). Sudah tidak terhitung berapa kali, sobatku membawakan sosis solo buatan mamanya untuk kami cicipi. Setelah sekian lama, akhirnya bisa juga membuat sendiri.
Resep yang ini lebih ringan, adonan kulit lebih mudah dituang, dan lebih cocok untuk cemilan massal (harganya lebih murah). Karena alasan itulah, makanya saya menyanggupi untuk membuatnya sebanyak 100 buah sebagai snack pengajian se-NRW.
Resep yang ini lebih ringan, adonan kulit lebih mudah dituang, dan lebih cocok untuk cemilan massal (harganya lebih murah). Karena alasan itulah, makanya saya menyanggupi untuk membuatnya sebanyak 100 buah sebagai snack pengajian se-NRW.
Subscribe to:
Posts (Atom)