Showing posts with label lontong. Show all posts
Showing posts with label lontong. Show all posts
Friday, January 24, 2014
Lontong (dengan cetakan)
Awal mula saya mengetahui tentang cetakan lontong adalah dari ibu saya. Beberapa tahun yang lalu, melalui seorang teman, ibu saya mengirimkan cetakan ini. Mungkin beliau tahu betapa merana anaknya, serba sulit harus membuat masakan Indonesia sendiri. Jangankan sampai tahap lontong, sayur-sayur ekstravaganza saja juga pasti tak akan sanggup
Thursday, June 9, 2011
Ketupat Sayur
Hari Jumat pekan lalu saya sengaja membeli pepaya muda dan kacang panjang untuk dibuat ketupat sayur pada hari Minggunya. Rencana tinggal rencana. Kedua bahan tersebut malah ngendon di kulkas selama beberapa hari. Tadi pagi akhirnya berhasil juga ketupat sayur dibuat dan dimakan saat sarapan. Nyam..nyam..serasa di Jakarta.
Sunday, May 29, 2011
Ketoprak
Bulan ini giliran saya menjadi tuan rumah pengajian ibu2. Berhubung sudah seminggu ini badan rasanya rontok, cuaca juga gak menggairahkan, jadi memang pas banget kalo pinginnya leyeh2 aja. Gara2 leyeh2 ini, kerjaan menyiapkan materi untuk mengisi pengajian juga tertunda2, sehingga baru sempat saya selesaikan hari Jumat sore. Ckckck..
Nah, karena sudah terkuras tenaga untuk bikin slide, alhasil tenaga untuk masak juga berkurang deh.
Toge Goreng
Sudah lebih dari seminggu yang lalu suami saya 'merengek' minta dibuatkan toge goreng. Awalnya dia cuma bertanya apa saya punya oncom. Waktu saya jawab punya, tetapi dalam bentuk kering dan dibekukan, pertanyaan berlanjut dengan apakah saya punya tauco dan toge. Eh..lama2, sembari nyengir, dia minta dibuatkan toge goreng. Euleuh..euleuh.. seumur-umur, belum pernah saya makan makanan khas Bogor ini. Gak terbayang sama sekali rupa dan rasanya seperti apa. Tapi dengan entengnya suami meminta saya untuk browsing saja resepnya.
Saturday, March 12, 2011
Lontong cap gomeh
Sewaktu masih kuliah dan jadi anak kost, kalau weekend lagi gak pulang ke rumah, biasanya hari sabtu atau minggu pagi beli masakan ini di daerah HOS Cokroaminoto, Menteng. Porsinya lumayan ngenyangin dan harganya masih terjangkau kantong anak kos. Setelah lulus kuliah dan kembali ke pangkuan bunda, ketemu lagi dengan lontong cap gomeh di daerah Bangka, di salon langganan facial. Hampir tiap pulang facial, nyempatin dulu makan di situ atau dibawa pulang.Monday, December 13, 2010
Lontong plastik
Merayakan Idul Fitri atau Idul Adha, kurang afdol rasanya kalau tidak disertai dengan menikmati ketupat. Tapi dimana mencari janur di sini? yang ada hanya daun pisang. itu pun frozen, mahal pula.
Jadi solusinya, ya lontong plastik. Lontong berbungkus plastik. Jangan tanya mengenai efek plastiknya ke lontong. Asal tidak sering-sering, rasanya sih ga apa-apa *sesat*
Bahan utamanya beras berkantong plastik. Bisa dibeli di supermarket biasa di sini dengan nama Kochbeutelreis. Merknya macam-macam. Dalam 1 kardus kemasan berisi 4 kantong plastik beras dengan plastik yang sudah berlubang-lubang kecil.
Subscribe to:
Posts (Atom)

